Wikileaks pindah ke Swiss

Enam jam lamanya, WikiLeaks sempat “tiarap”. Kini, situs internet yang piawai membocorkan rahasia negara itu sudah kembali online. Alamat barunya di Swiss adalah wikileaks.ch.
Menurut warta AP dan AFP pada Jumat (3/12/2010), penyedia domain sebelumnya, EveryDNS.net, mengatakan bahwa pihaknya telah menghentikan layanan itu karena wikileaks.org mendapatkan serangan dunia maya besar-besaran.
Dia mengatakan, serangan itu mengancam prasarana (infrastruktur) mereka dan membahayakan akses ke ribuan situs lain.
Wikileaks mengatakan, situsnya mengalami gangguan sejak menerbitkan ribuan rahasia kabel diplomatik AS. Memo yang membicarakan hubungan AS dan kegiatan militernya itu menyebabkan kehebohan besar di seluruh dunia.
Dalam pesan singkat di Twitter, Wikileaks mengakui bahwa domainnya sudah "dibunuh" oleh EveryDNS.net. Tidak jelas berapa lama gangguan terhadap situsnya itu akan berlangsung.
Dalam satu pernyataan di situsnya, EveryDNS.net mengatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan pemberitahuan 24 jam kepada Wikileaks yang batas waktunya berakhir pada pukul 03.00 GMT, 2 Desember 2010.
Dia mengatakan, domain wikileaks.org menjadi sasaran "serangan yang menghalangi akses (DDOS)". "Serangan-serangan itu, dan juga serangan selanjutnya, akan mengancam stabilitas prasarana (infrastruktur) EveryDNS.net, yang menyediakan akses bagi hampir 500.000 situs lainnya," kata penyedia domain tersebut.
"Setiap kali terjadi kemacetan situs wikileaks.org, hal itu disebabkan oleh kegagalannya menggunakan penyedia layanan DNS lain," tambahnya.
Wikileaks mengatakan, situs internetnya diserang sejak mulai menerbitkan lebih dari 250.000 teleks diplomatik rahasia AS.
Wikileaks pindah ke toko online, Amazon, untuk mendapatkan layanan domain. Namun, perusahaan tersebut menghentikan persetujuan itu pada hari Rabu. Langkah Amazon disambut baik oleh para pejabat AS.
Wikileaks mengatakan, situsnya sekarang menggunakan domain yang disediakan oleh perusahaan penyedia di Eropa.
source : http://internasional.kompas.com/read/2010/12/03/20065195/Cari.Wikileaks..Silakan.ke.Swiss

Read More 2 Comments

Aplikasi Pembobol GSM siap beredar


Seorang peneliti keamanan siap mendemokan cara membobol dan menyadap panggilan ponsel di dekatnya. Dua piranti lunak pendukung aksi itu pun siap disebarluaskan.

Jika aplikasi yang dibutuhkan itu sudah tersebar, menyadap panggilan telepon akan menjadi ranahnya para Script Kiddies alias bisa dilakukan oleh siapapun yang mau, cukup dengan mengunduh piranti lunak yang ada di internet.

"GSM Hacking sudah memasuki tahap script kiddie, sama seperti Wi-Fi Hacking beberapa tahun lampau ketika orang di mana-mana mudah sekali membobol Wi-Fi tetangganya," ujar Karsten Nohl, ahli kriptografi dan peneliti keamanan di Security Research Labs.

Menurut Nohl, dengan makin tersebarnya piranti lunak itu, pihaknya berharap industri akan beralih ke enkripsi yang lebih aman. "Sama seperti Wi-Fi, ketika mereka beralih ke enkripsi WPA. Semoga itu juga akan terjadi di GSM," ujarnya.

Apa saja piranti lunak yang digunakan? Berikut adalah dua di antaranya:
  • Kraken, piranti lunak ini akan diedarkan pada Black Hat Security Conference di Las Vegas. Kegunaan piranti ini adalah untuk mengambil secret key dalam enkripsi pesan SMS dan percakapan suara dalam waktu kurang dari 30 detik. Pengembangnya tak lain dari Frank A. Stevenson, yang terkenal sebagai pembobol enkripsi CSS pada keping DVD.
  • AirProbe, versi terbaru piranti lunak ini juga akan disebarkan pada acara yang sama. AirProbe disebut mampu merekam sinyal digital yang 'lewat' antara menara BTS dengan ponsel. Digabungkan dengan GNU Radio, AirProbe bisa mengambil data yang ada secara real time dan menyimpan hanya paket yang dibutuhkan untuk penyadapan.
Selain itu, peneliti keamanan dan forensik komputer TheGrugq telah menjelaskan adanya kelemahan pada sistem GSM. Dan kelemahan tertentu bahkan bisa dieksploitasi dengan memanfaatkan perangkat genggam saja.
Lewat serangan bernama RACHell, pelaku bisa menghujani menara BTS dengan RAC Request hingga 'ambruk' (tak berfungsi). Teknik lain, dengan sebutan IMSI Detach, bisa mencegah ponsel tertentu untuk menerima SMS dan panggilan suara selama nomor ponsel itu diketahui. dikutip dari "detikinet"

Read More 0 Comment

Saham Google di china Tumbang

Terlibat perseteruan dengan pemerintahan china terkait kebijakan sensor dengan pemerintah China membuat saham Google di pangsa pasar mesin pencarian di negeri Tirai Bambu itu merosot di kuartal kedua tahun ini.

Disitat dari The China Post, firma riset Analysys International melaporkan, dalam tiga bulan terakhir hingga Juni, saham raksasa internet tersebut menurun drastis menjadi 24,2 persen. Sebelumnya di kuartal pertama, saham Google masih mencapai 30,9 persen.

Sebaliknya, pada waktu yang bersamaan, search engine asal China, Baidu, menuai berkah. Konflik antara Google dan pemerintah China justru menguatkan dominasi Baidu dengan peningkatan pangsa pasar mencapai 70 persen dari sebelumnya 64 persen di kuartal pertama.

Pangsa pasar China sendiri di kuartal kedua secara keseluruhan, mencapai nilai US$ 394 juta, naik 48 persen setiap tahunnya.

"Ketidakpastian yang menimpa Google justru membantu Baidu memperluas pangsa pasarnya," tulis Analysys International dalam laporannya.

Google sempat berencana menghentikan operasionalnya di China. Menyusul kemudian pada Maret silam, raksasa internet ini melakukan re-routing akses Google China ke Google Hongkong yang bebas sensor.

Namun gertakan ini tidak membuat pemerintah China melunak. Alhasil, Google segera menghentikan re-routing setelah pemerintah China menunjukkan indikasi tidak akan memperpanjang lisensi izin operasional Google di China. Beruntung bagi Google, pemerintah China akhirnya menyetujui perpanjangan lisensi Google untuk tetap beroperasi di sana.

Read More 1 Comment

backlink generator software
Copyright © blogger tulungagung.