Ribuan Penonton Tak Bisa Masuk Di pertandingan LPI

Ribuan penonton tidak bisa masuk ke dalam stadion Manahan untuk menyaksikan laga perdana Liga Primer Indonesia. Mereka mengeluhkan tiket yang telah habis, sedangkan mereka enggan membeli tiket dari tangan calo.

Ribuan penonton tersebut berjubell di pintu-pintu pagar stadion. Mereka tetap berharap bisa masuk ke dalam stadion untuk menyaksikan pertandingan.

"Kami bukan tidak mau beli tiket, tapi tiket telah habis satu jam setelah loket dibuka. Bahkan untuk tiket VIP yang seharga Rp 50 ribu, begitu loket buka sudah dinyatakan habis," ujar Bagus, salah seorang penonton yang gagal masuk.

Ketua Panpel, Roy Saputra, mengakui tiket VIP memang telah habis beberapa saat setelah loket dibuka. Menurutnya, ada orang yang memborong tiket. Namun dia tidak menjelaskan pihak mana yang melakukan aksi borong tersebut.

Seorang penonton lain menyesalkan ketidakjelasan Panpel yang semula mengatakan tiket akan dijual pada hari Sabtu pukul 12.00 WIB di loket stadion. Tetapi ternyata sudah ada juga yang membeli sejak Jumat kemarin dan dilayani di Graha Solo FC di Jalan Wahidin, Solo.

Sementara itu di luar stadion, puluhan calo terus berusaha membujuk penonton agar bersedia membeli tiket lewat mereka. Di tangan calo, tiket yang seharga RP 30 ribu dijual Rp 70 ribu, yang seharga Rp 50 ribu dijual Rp 100 ribu.

Namun banyak penonton yang yang tidak menghiraukan bujukan itu, apalagi semangat penonton tuan rumah juga sudah menurun karena tim tuan rumah untuk sementara
tertinggal.
sumber : www.detiksport.com

Read More 2 Comments

Persema pesta gol di laga pembuka LPI

Persema Malang membuka laga Liga Primer Indonesia dengan pesta gol. Solo FC yang menjadi lawan mereka hantam 5-1.
Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Manahan Solo, Sabtu (8/1/2011) sore WIB, Persema memang tampil lebih dominan dari sang lawan. Tercatat pasukan arahan itu mencetak 12 tembakan di babak pertama, di mana empat di antaranya mengarah tepat ke sasaran.

Catatan statistik bagus itu berimbas pada tiga gol yang berhasil diciptakan skuad arahan Timo Scheunemann itu di babak pertama. Irfan Bachdim mencetak dua gol di antaranya.

Jaya Teguh Angga membuka keunggulan Persema setelah tendangannya tak mampu dihalau oleh kiper Riyan Budi Setyawan. Gol tersebut sempat dikira berbau offside, namun dari siaran ulang terbukti posisi Jaya bersih.

Kurang rapatnya pertahanan Solo membuat Persema makin leluasa untuk menggempur pertahanan mereka. Imbasnya Irfan Bachdim pun bisa menggenlontorkan dua dua gol tambahan ke gawang Solo.

Yang pertama lahir di menit ke-26, sedangkan yang kedua lahir di menit 39. Keduanya terjadi setelah Irfan lepas tak terkawal barisan pertahanan sehingga bisa berhadapan satu lawan satu dengan Riyan.

Dua menit memasuki babak kedua, Robbie Gaspar memperbesar kedudukan menjadi 4-0. Lagi-lagi para pemain Persema tak terkawal dengan baik sehingga Robbie pun dengan leluasa bisa meluncurkan bola ke dalam gawang Solo.

M. Kamri kemudian mencetak gol terakhir Persema dalam laga ini. Tusukannya ke dalam kotak penalti Solo diakhiri dengan sebuah gerakan yang mengecoh Riyan. Ia pun langsung melepaskan tendangan kaki kanan dan membuat timnya unggul 5-0.

Gol hiburan Solo diciptakan oleh Yunet Hardianto setelah tendangan kerasnya dari luar kotak penalti gagal dihalau dengan sempurna oleh Sukasto. Sang kiper lalai dalam menepis tendangan Yunet dan bola akhirnya malah meluncur masuk ke dalam gawang.

Skor 5-1 itu bertahan sampai laga usai.

sumber : http://www.detiksport.com/

Read More 3 Comments

backlink generator software
Copyright © blogger tulungagung.